Legislator Harapkan Investor Perhatikan Masyarakat diwilayah Operasionalnya

By lintasne - Sabtu, 28 Oktober 2023 | 03:09 WIB | 269 Views

Muara Teweh – Wakil Ketua Komisi III DPRD Barito Utara H Suriannor SE mengharapkan kepada para investor baik pertambangan, kehutanan dan perkebunan yang berinvestasi di Kabupaten Barito Utara agar dapat memperhatikan masyarakat di sekitar perusahaan.

“Kehadiran para Investor atau perusahaan diwilayah Kabupaten Barito Utara ini di rasa sangatlah didambakan oleh beberapa kalangan termasuk masyarakat yang berada di sekitarnya sebab dengan kehadiran perusahaan tersebut sudah barang tentu akan banyak menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyaralat setempat,” kata H Suriannor, Selasa (17/10/2023).

Namun kata dia para investor atau perusahaan tersebut juga harus menghormati hak-hak masyarakat yang ada di sekitar perusahaan seperti masalah kompensasi hak tanah masyarakat dan lainnya, jangan sampai di pihak perusahaan semaunya saja memberikan kompensasi dengan nilai yang tidak sesuai sehingga kedepan tidak bisa lagi untuk melangsungkan penghidupan perekonomiannya.

Lebih lanjut dikatakan Surian panggilan akrabnya, apalagi kalau lahan masyarakat tersebut ada tanam tumbuhnya seperti karet, rotan, dan buah- buahan. “Misalnya, ini kan sudah dipelihara dan sudah berbentuk kebun dan kebun tersebut merupakan sumber usaha bagi masyarakat untuk kelangsungan hidup sehari-harinya, nah kalau sampai terjadi penggarapan di area kebun masyarakat maka perusahan tersebut jangan cuma tanahnya saja yang dibeli atau kompensasi,” kata dia.

Ia juga mengatakan kebun yang ada di atasnya pun juga harus di hitung dan di ganti rugikan, sebab tanah dan kebun tersebut kalau sudah di garap maka hilanglah sudah tempat masyarakat untuk melaksanakan usaha dan roda perekonomian mereka.

“Saya berharap semua perusahaan yang beroperasional di wilayah Barito Utara ini dapat benar-benar memperhatikan kondisi masyarakat sekitarnya, bukan hanya datang garap dan sekedar mencari keuntungan dari daerah namun tidak ada kontribusi untuk masyarakat dan daerahnya,” ungkap H Suriannor.

Disampaikannya juga bahwa wajar saja kalau masyarakat melarang perusahaan masuk ke area kebunnya yang belum ada kesepakatan, sehingga hal seperti ini perlu adanya perlindungan terhadap masyarakat agar tanah dan kebun mereka tidak hilang secara percuma dimana tempat tersebut juga merupakan usaha mereka untuk bisa bekerja demi keberangsungan hidup.(adi)

Banner-Topa

Berita Terkait

Berita Terbaru

Apr 12, 2024

Libur Hari ke dua Idul Fitri, Tiga Objek Wisata Unggulan Barut Ramai dikunjungi warga

Muara Teweh – Tiga objek wisata unggulan di Kabupaten Barito…

Apr 10, 2024

Disbudparpora Barito Utara Himbau warga agar taat rambu-rambu saat berwisata

Muara Teweh – Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten…

Apr 9, 2024

Puluhan Mobil Hias Ikuti Lomba Pawai Sambut Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah

Muara Teweh – Dalam rangka menyambut hari Raya Idul Firti…

Apr 9, 2024

Pj Bupati Lepas Peserta Pawai Takbir Sambut Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah

Muara Teweh – Pj Bupati Barito Utara (Barut) Drs Muhlis…

Apr 9, 2024

Pj Bupati bersama Unsur FKPD Tinjau Kesiapan Pos Pengamanan Lebaran

Muara Teweh – Pj Bupati Barito Utara Drs Muhlis bersama…

Apr 9, 2024

Pj Bupati dan Pj Sekda Gelar Open House di Hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah

Muara Teweh – Penjabat (Pj) Bupati Barito Utara Drs Muhlis…