Muara Teweh – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XXXIII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Muara Teweh tak hanya menjadi ajang lomba keagamaan, tetapi juga diharapkan membawa dampak ekonomi positif bagi masyarakat.
Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, menyebut bahwa kegiatan ini akan menjadi momentum untuk memperkuat nilai religius sekaligus menggerakkan ekonomi lokal. “Selain memperdalam nilai-nilai Al-Qur’an, MTQH juga bisa menjadi penggerak ekonomi umat,” ujarnya.
Panitia telah menyiapkan area kuliner dan UMKM di sekitar Lapangan Tiara sebagai lokasi utama acara. Masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi dengan membuka stand makanan dan kerajinan khas daerah.
Selain itu, hotel dan penginapan di Muara Teweh mulai bersiap menerima tamu dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan Tengah. “Ini peluang bagi warga untuk menunjukkan keramahan Barito Utara,” kata Ketua LPTQ, H Mochamad Ikhsan.
Kegiatan MTQH juga akan disertai dengan pameran keagamaan dan bazar islami yang menghadirkan produk-produk lokal bernuansa religi. Hal ini diharapkan dapat menarik minat pengunjung dari luar daerah.
Dengan persiapan yang matang, pemerintah daerah optimistis kegiatan ini akan meninggalkan kesan positif bagi seluruh peserta dan masyarakat.(Adi)