MUARA TEWEH – Kepala BKKBN Kalimantan Tengah, Dr. Sunarto, menyebut integrasi indikator kependudukan ke dalam XTPD merupakan langkah strategis menuju pembangunan manusia seutuhnya.
Hal itu disampaikan dalam kegiatan penyusunan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan Barito Utara 2025–2030.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah harus diukur dari kemajuan penduduk, bukan hanya pertumbuhan ekonomi atau infrastruktur.
“Penduduk adalah pusat pembangunan. Kalau manusianya tidak berkembang, maka pembangunan tidak berarti,” ujarnya.
BKKBN telah menyiapkan 30 indikator yang menjadi dasar evaluasi kinerja pembangunan berbasis penduduk.
Sunarto berharap indikator ini menjadi panduan dalam penyusunan program di setiap perangkat daerah.
Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara Bappeda dan perangkat daerah agar implementasi berjalan optimal.
“Semua sektor harus terlibat, karena pembangunan kependudukan tidak bisa berdiri sendiri,” pungkasnya.(Adi)