MUARA TEWEH β Dinas Dukcapil Barito Utara menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mempercepat capaian kepemilikan dokumen kependudukan masyarakat. Hal ini disampaikan dalam kegiatan sosialisasi layanan adminduk di Kecamatan Teweh Baru pada Kamis (16/10/2025).
Sosialisasi ini merupakan bagian dari rangkaian program yang dilaksanakan di 9 kecamatan selama Maret hingga November 2025. Disdukcapil memandang bahwa peran kecamatan, desa, sekolah, dan fasilitas kesehatan sangat berpengaruh dalam mendorong warga untuk mengurus dokumen kependudukan.
Data menunjukkan masih adanya kesenjangan capaian dokumen di Teweh Baru, terutama untuk e-KTP dan Kartu Identitas Anak (KIA). Dari 8.178 wajib e-KTP, 620 warga belum merekam, sementara KIA baru dimiliki 21 persen anak dari total 3.324 anak. Di sisi lain, akta kelahiran sudah hampir merata dengan capaian 98 persen.
Plt. Kepala Disdukcapil Barito Utara, Hj. Nurhamidah, SP, menegaskan bahwa percepatan dokumen kependudukan tidak dapat dilakukan hanya oleh Disdukcapil. βPerlu dukungan dari seluruh pihak, termasuk tenaga kesehatan dan pendidikan, agar masyarakat paham dan segera mengurus dokumen yang belum dimiliki,β ungkapnya.
Ia juga menyoroti pentingnya aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang baru mencapai 0,7 persen. Menurutnya, IKD adalah bagian dari transformasi menuju pelayanan digital yang efisien dan harus segera disosialisasikan secara masif.
Selain sosialisasi, Disdukcapil juga akan tetap mengoptimalkan pelayanan jemput bola ke desa-desa demi menjangkau masyarakat yang kesulitan datang ke kantor layanan. Strategi ini terbukti efektif mempercepat penyelesaian dokumen.
Kegiatan diikuti oleh 40β50 peserta dan didukung oleh SK Bupati Barito Utara Nomor: 188.543/42/2025. Disdukcapil berharap kerja sama lintas sektor dapat mempercepat capaian target adminduk sesuai standar nasional.(Adi)