Minggu, 16 November 2025, menjadi hari yang dinanti warga Muara Teweh ketika Pawai Ta’aruf MTQH XXXIII berlangsung meriah di Bundaran Buah. Sejak pagi hari kawasan tersebut telah dibanjiri masyarakat yang ingin menyaksikan parade kendaraan hias dari berbagai kabupaten/kota.
Dalam laporan kegiatan yang disampaikan panitia Barito Utara, disebutkan bahwa 39 kelompok peserta ikut berpartisipasi dalam pawai ini. Peserta terdiri dari kontingen daerah, OPD, dan instansi perbankan yang turut menyemarakkan acara.
Konsep pawai menggunakan kendaraan hias atau taruk mobil dipilih karena pertimbangan jarak dan waktu perjalanan peserta dari luar daerah. Meskipun demikian, berbagai kreasi dekorasi tampak memukau dan tidak kalah menarik dibanding pawai berkaki.
Rute pawai mengelilingi sejumlah jalan utama di Kota Muara Teweh sepanjang 5 kilometer. Setiap kendaraan melintas sambil menampilkan tema Islami dan ornamen khas kabupaten masing-masing, menarik perhatian masyarakat yang menyaksikan.
Menurut Ketua Seksi Pawai Ta’aruf, Hery Jhon Setiawan, pawai ini diharapkan menjadi wadah memperkuat hubungan antar-daerah di Kalimantan Tengah. Ia menilai bahwa semangat kebersamaan sangat terasa melalui partisipasi aktif setiap kontingen.
Ia juga menyampaikan bahwa absennya pawai jalan kaki tahun ini tidak mengurangi esensi acara. Peserta tetap menunjukkan komitmen tinggi dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan MTQH.
Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, hadir mewakili Gubernur Kalimantan Tengah untuk melepas pawai secara resmi. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini.
Dengan mengucap Bismillah, ia melepas pawai sambil berharap kegiatan tersebut berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Kalimantan Tengah. Sambutan hangat masyarakat langsung mengiringi momen tersebut.
Suasana penuh warna dan kehangatan menjadi pembuka yang indah bagi rangkaian MTQH XXXIII yang berlangsung di Kabupaten Barito Utara.(Adi)